Jumat, 10 Februari 2012

Kicauku Lagi Kemana Yah

Siapa saja pastinya pernah ngerasain gimana senengnya dapet honor, bonus, warisan, dsb yang masih ada hubungannya sama duit apalagi anak kosan geblek seperti saya. Gak ada yang lebih indah di dunia ini selain jajan, jalan, ato nonton dan gak ada yang senyaman ini selain kemana-mana bawa dommpet tebel. Tapi apa jadinya bila keindahan itu cuma bertahan 5 hari???? apa artinya?? apa indahnya??? dan itulah yang sedang saya alami sebagai salah satu ciri anak kosan penuh derita.
Gimana gak binggung coba, saat semua orang lagi enak-enaknya makan, beli baju, nyetop tukang sate, tukang nasgor, tukang loak, belanja sabun, beli jus duren dan ini itu, saya hanya duduk diam dalam kamar yang sepi dan tanpa energi (ceritanya lampu kamar mati dah dua minggu lebih tapi ga bisa ganti, redup banget dah..^_o). Hanya berteman tumpukan buku learning mathematics yang notabene pakai bahasa madura dan asli bikin otak kram pas gak bisa ngartiin, dan teman yang paling setia seantero jagad setelah cowok saya yakni laptop gantengku tercinta. Sekedar menemani kawan yang katanya calon sarjana ini, begitu rela mereka setiap hari harus saya perkosa 16jam per hari demi terpenuhinya nafsu informasi gak jelas saya... Kalau dilihat dari awal sebenarnya semua malapetaka gila yang saya alami ini bukanlah karena faktor kesalahan alam tapi kesalahan tolol yang saya lakukan sendiri. Sejak awal, harusnya saya sudah menerapkan tentang arti hidup hemat seperti yang sudah saya pelajari dari TK sampai bangku kuliah seperti saat ini. Bagaimana gak geblek coba, saya sudah enam taon lebih berkecimpung dan malang melintang di dunia kos mengekos. Harusnya saya lebih tanggap bencana seputar finansial supaya gak sial dikemudian hari. Ini juga pelajaran bagi anda-anda yang baca tulisan gak jelas ini nantinya supaya lebih baik menjaga keuangan (kerennya, teliti sebelum membeli gitulah).
Jadi ceritanya nih, minggu kemarin pas datang waktunya tarik tunai buat jatah jajan sama bayar kosan dengan langkah tegap maju saya menerima uang saku tersebut dengan riang gembira. Hari pertama aman-aman saja tanpa godaan, hari kedua mulai deh beli keperluan tetek bengek segala macam (maklum cewek..) dan masih aman, hari ketiga baru bayar kosan tapi yang bulan kemarin ajah yang sekarang nanti deh gampang(ini awal mulanya kebusukan itu..). Masuk hari keempat, dengan lapang dada dan mata buta lewat ajakan seorang teman sampailah saya ditempat yang bertajuk Hoka-Hoka Bento yang bikin lidah saya bento, lanjut ke stadion nonton bola sama ayang tercinta meskipun itu gratis tapi tetap saja bayar makannya, besuknya lanjut ke toko buku dan borong beberapa judul yang jujur sampai sekarang belum terbaca isinya, dan sebagai pamungkas dengan dalih capek baru kuliah, bak mendapat sejuta cinta dari para setan diotak geblek saya, saya melenggang menuju ke sebuah dept store yang ada di kota saya tercinta guna melampiaskan hasrat sesat cewek gila belanja di awal bulan seperti saya. Dan sudah dapat dipastikan bahwa hasilnya adalah ... jeng jeng jeng.... dompet beserta aset-asetnya ludes menyisakan dua ribu perak dalam saku. Dan lebih gak manusiawinya karena takut disangka orang pelit dan katrok yaitu saya masih tega menyiksa batin dompet dan ATM buat nonto film "si titisan sussana" itu tuh....T_T(mungkin dalam hati dompet itu sedang memaki-maki yah). Kalau sudah seperti ini, apa coba yang bisa saya lakukan demi menutupi kesulitan finansial yang lagi sial ini. Mau pinjem temen gak enak dong, kita sama-sama anak kos, mau pinjem kas kelas nanti takut ketahuan gara-gara bendahara ember, pinjem pacar gak enak juga coz dia baru aja dapat kerjaan baru masa mau diminta pinjem duit, kasihan dong, ngomong jujur ke ortu....cari mati ya loh???!!!!mana berani coba. Gila ya, banyak banget sih yang harus saya pikirkan untuk mendapatkan beberapa lembar ratusan ribu gara-gara ulah bengek saya sendiri. Sudah begitu masih saja ada halangan pas nyoba-nyoba cari kerjaan part time dibeberapa lokasi (bukan lokalisasi loh tapi), banyak banget tempat yang lagi butuh pegawai part atau full time tapi gak ada satupun yang ngasih kerja buat mahasiswa yang masih kuliah seperti saya. Alasannya macam-macam, ada yang karena takut ganggu jadwal antara kuliah dan kerja sampai ada yang bilang tarif anak kuliahan bisa naik turun tergantung keadaan fisik (maksudnya apa itu??), yang pasti gak ada satupun kerjaan yang bisa saya dapatkan dengan status mahasiswa yang masih saya sandang ini. Ditengah suasana galau seperti inipun saya masih sempat bertanya pada diri sendiri, apa bedanya sih anak kuliahan sama anak lulusan SMA orang sama-sama dah lulusan SMA juga, malah dari segi pendidikan mash jauh lebih baik anak kuliahan toh? atau karena anak SMA lebih bego dari anak kuliah atau bagamana...gak ngerti deh. Tapi kenapa yang dibutuhkan cuma yang lulusan SMA yang usianya antara 18-23th, gak banget kan?!!.
Kembali ke dunia nyata,..
Setelah berjibaku dengan kegejean dan kegalauan ini akhirnya saya memutuskan saja untuk share sama cowok saya tercinta untuk sama-sama cari solusi dan solusi yang dia beri sungguh melegakan tenggorokan (semacam obat batuk ya jadinya..hehhe) yaitu doi bersedia kasih pinjem buat dana talangan. Kesan pertama sih ogah, secara men dia kan baru kerja masa tega dimintain duit, kedua kasihan jugakan kita sama-sama kos, dan yang ketiga saya tidak bisa apa-apa selain menerima uluran tangan nan hangat itu demi kebaikan dan keselamatan saya sendiri. Mau mikir malu atau gengsi dah gak keburu coz mang gak ada solusi lain yang lebih gampang. Akhirnya, jadilah malam ini saya cucol gak abis-abisan di blog pribadi ini... Makasih ya sayang, sering-seringlah kasih uang jajan jangan pinjeman hehehhehe....ngarep!!

Selasa, 03 Januari 2012

Apa ya Rasanya?

Apa ya rasanya???
Aneh, asing, tak biasanya. Ah mungkin seperti itu atau jauh lebih dari itu sekarang. Satu hal yang memang gak bisa dipungkiri dari sebuah naluri manusia yaitu manusia itu berbeda satu sama lain baik itu fisik maupun psikis, dan bahkan bila kembar sekalipun. Jadi menurutku salah asumsi tentang adanya tujuh orang di dunia ini yang sama. Jelas itu merupakan hal yang konyol dan aneh, tapi itu hanya apa yang ada dalam pikiranku saja dan kalian boleh mengganggapnya bualan alay atau apalah terserah.
Bicara tentang perbedaan, ternyata masalah seperti itu juga tanpa sadar hadir dan menari-nari dalam kehidupan kalian dan tentunya saya saya sendiri. Perbedaan antara saya dengan orang tua, saudara, teman dekat, sahabat, bahkan dengan kucing tetangga sebelah (perlu diingat, saya tidak menjalin hubungan khusus dengan kucing tetangga saya. Entah ya, apa sebenarnya dosa yang saya perbuat sejak hari kemarin sehingga Tuhan mengadzab saya dengan sedikit cobaan yang tanpa diduga hadir dipenghujung petang kemarin malam. Dengan sukses saya dan teman dekat saya (boleh kalian mengganggap sahabat saya tapi perlu diingat saya tidak percaya sahabat itu ada ;-)..)cek cok layaknya ABG berebut cowok hanya karena miss comunication yang mampir dalam obrolan kami via situs jejaring sosial F(saya tidak menyebut facebook ya!!). Dan satu hal yang perlu kalian tahu bahwa, daripada kalian bergosip dengan orang lain tentang keburukan atau kekecewaan kalian terhadap seseorang, lebih baik tulislah unek-unek tersebut pada sheet yang tersedia dan jangan lupa jangan pakau inisial tertentu yang memicu ledakan. Gak tahu setan apa yang lagi menggelitik, tiba-tiba kita dihadapkan pada suatu realita betapa panasnya otak dan telinga membaca bait demi bait komen pada LCD dan layar ponsel. Pada awalnya hanya ingin curhat tentang orang lain, kemudian terjadi kesalahpahaman pada pembaca dan pada akhirnya terjadi sesi tanya jawab yang begitu menegangkan. Antara percaya dan tidak, antara yakin dan tidak, antara benar dan salah, antara bercanda dan serius, antara Jakarta dan Perth...semua berlalu dengan slow motion dan tidak berujung hingga saat ini. Tuduhan dan argumen yang terlalu hiperbola yang tertuju padaku jelas sangat memukul dan sulit dipercaya. Coba kalian berada pada posisiku dimana teman baik kalian tiba-tiba berkata kasar pada kolom komentar kalian diFB dan dengan lapang hati kalian minta maaf meski gatau apa kesalahan kalian dan menghapus si sumber masalah. Sebagai orang yang punya hati jelas teman kalian akan instropeksi diri dan ikut minta maaf supaya gak berlarut-larut. Bukan hal semacam itu ternyata yang saya dapatkan, justru si teman salah pengertian dan sok imut minta maaf dengan gaya orang-orang tertindas dan lemah. Bete banget ga sih kalau sudah seperti itu, bukannya saling mengingatkan dan belajar dari kesalahan tapi justru malah semakin keruh air diempang. Dan hebatnya lagi, sampai detik ini si teman gak sedikitpun berusaha ngobrol baik-baik denganku. Hmm,,,,apa Ya rasanya??? kalau sudah seperti ini apa ya kata yang pas untuk menggambarkan rasa dihati.
Buatku, menjadi orang yang lebih baik itu lebih susah daripada menjadi profesor dan sejenisnya tapi prinsip hidup yang terpegang erat dalam diri ini yang tak boleh hilang yaitu "buatlah orang yang ada disekitarmu menjadi lebih nyaman dan apapun masalah yang sudah dijernihkan jangan sampai diungkit-ungkit lagi apalagi dengan kawan sendiri". Pemikiran itu yang selalu kupegang untuk tetap bertahan hidup di tempat yang jauh dengan orang tua seperti ini.
Sulit dipercaya, meski kalian selama bertahun-tahun menjalin hubungan baik dengan teman suatu saat pasti akan tertusuk juga oleh mereka atau kita sendiri yang malah menusuk mereka. Bila hal seperti itu terjadi maka bukan darah yang berceceran dimana-mana akan tetapi kebencian dan rasa tak percaya yang akan berhamburan keluar. Dan saya berharap, apa yang terjadi padaku sekarang tak akan terjadi lagi dan boleh terjadi pada kalian saja(cari aman itu penting, heheh...)

Rabu, 19 Oktober 2011

Diskusi yang aneh

Hmm, sungguh aneh memang setiap perilaku yang dimiliki setiap oang yang ada di dunia ini, tak seorangpun yang bisa menebak dan menjudge sifat orang lain dari luarnya saja. Temanku yang satu ini juga demikian, disaat semua teman seusianya berlomba-lomba mencari jati diri dan kesenangan hidupdia dengan santainya memaknai hidup dengan arti yang lebih berbeda, lebih berTuhan kubilang. Tak satupun kutemui temna seperti itu selama hidupku, yang begitu unik, begitu suka menggangguku, begitu peduli, dan mengganggapku sebagai adik kecil untuknya dimana pada kenyataan tak ada tanda-tanda fisik seorang anak kecil pada tubuhku. Aneh memang tapi justru hal itu yang membuatku semakin menyukai kelakuannya. Berusaha menjaga orang yang diperhatikan dengan cara yang beda, menjaga jarak ato dengan cara yang tak lazim dan tanpa takut gunjingan orang yang melihat, hehehhee.....
Seorang kakak yang lucu bagiku, lebih mengingatkanku pada sosok abang yang dulu pernah kumiliki.

Senin, 14 Maret 2011

Racun To Curan

Seharian dikampus jadwal penuh, penuh omongan, penuh pikiran, penuh semangat, penuh gurauan, penuh ke-basian disana-sini...
Suatu pencerahan yang mujarap tapi penuh kekosongan... huhfhhhh, mo jadi apa anak bangsa ini lo semua orang pada males kaya "virus h1p16".

Lalu, sepersekian detik mundur tadi sebuah dentuman keras melebihi teori Big Bang meledakkan seisi rumah sampai-sampai para penghuni harus jungkir balik, salto koprol ga karuan, tiba-tiba aja da yang buang gas didepan muka, gile aja. Reaktor nuklir yang gosipnya meledak di Jepang aja kalah radiasinya ma yang barusan meledak. Ya moga-moga ita yang disini gak pada kena dampak radiasi tingkat tinggi aja, paling banter muntah ajalah, hehehehehe

Minggu, 18 Juli 2010

a BIG DAY

Happy b'day to me...
Happy b'day to me...
Happy b'day to me...
Happy b'day to me...
Duh senegnya,hari ini masih bisa ngrasain ulag tahun. Tambah tua bukan tambah umur bnernya tapi malah berkurang umurnya. Tapi tetapbersyukur buat yang Kuasa aja karena masih diberi hidup sampai detik ini, terima kasih Tuhan,love you always.
Yang bikin q tambah bahagia lagi,hari ini banyak banget yang kasih ucapan (padahal yang ditungguin kadonya,hhhehee...) tapi itu gak mengurangi rasa sayang q sama mereka. Sayangnya, kado yang q tunggu gak da yang kasih padahal banyak yang tahu kalo q pingin banget dapet boneka singa,hiksss T_T

Sabtu, 19 Juni 2010

EGO Q

Hari ini, hari k2 setelah q lihat semua itu.
Hari ini, masih seperti kemarin.
Hari ini, perasaanQ masih seperti diaduk2 oleh keadaan yang tak pernah Q bayangkan sebelumnya.
Namun hari ini, Q begitu merindukanya. Benar2 rindu sampai Q merasa tidak dapat bernafas jika tak mendengar suaranya. Semuamasih amat sulit kucerna dalam pikiran, masih sangat sakit. Bayang2 tulisan dan kata2 i2 m,asih begitu segar dalam ingatanQ dan terus menari2 di depan mata. Q masih ingin terus menangis sampai air mataQ kering, masih ingin teriak dan terus berteriak agar hati ini lega, tapi tak bisa. Semua terus menempel dalam anganQ dan tak mau pergi.
Sayang, q ga tahu apa yang harus Q lakukan sekarang. Q ingin marah, teriak, dan menangis semampuQ tapi Q tak bisa. Kalo saja kamu jujur dari awal, mungkin rasa sakitQ takkan seperti ini. HatiQ sakit tapi Q begitu merindukanmu sekarang, ingin memelukmu erat dan bilang kalo Q sayang kamu, Q takut kehilangan kamu, tapi tak bisa. Q ingin maafin kamu, lebih memahami kamu, tapi karang ego ini masih sangat besar dan kuat mendominasi otakQ.
Kamu pernah janji ga akan buat Q menangis, tapi maaf sayang...Q terus dan masih menangis karang. Q benar2 ga percaya dengan apa yang Q alami kemarin. Semua begitu jelas dan apa adanya. Q ingin kamu jujur dan memahami Q, sedikit saja atau paling tidak jangan pernah perlihatkan semua i2 padaku.
Apapun yang terjadi sekarang, Q sayang ma kamu....
Q cinta
dan, Q takut kehilangan kamu sayang.. T_T

Mimpi buruk itu masih nyata

Malam ini mungkin bakalan jadi malam yang panjang buat q. Entah mengapa kata2 dan tulisan itu seperti enggan beranjak dari mataQ. Q ingin menangis seklai lagi tapi air mataQ seperti terkuras habis karang. Banyak yang ingin Q tanyakan pada dy sekarang, tapi hati ini takut menatap keadaan. Ni benar2 pukulan berat buat Q Tuhan.
Tak sedikitpun q meragukan cintanya, tapi begitu banyak "tapi" krg yang ada dalam pikiranQ. Q ingin hilang ingatan...............T_T